Yulie Sekuritas Indonesia                                                             

Pedoman Kerja Komite Audit

( Audit Committee Charter )

 A. Umum 

Dalam rangka melaksanakan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik, maka dipandang perlu menetapkan Pedoman Kerja Komite Audit. Dalam pedoman kerja ini yang dimaksud dengan :

  1. Komite Audit adalah komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris dalam rangka membantu melaksanakan tugas dan fungsinya.
  1.  Komisaris Independen adalah anggota Komisaris yang :

a.     Berasal dari luar Perseroan.

b.     Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Perseroan. 

c.     Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan, Komisaris, Direksi atau Pemegang Saham Utama Perseroan. 

d.     Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan. 

B. Struktur Komite Audit 

  1. Anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris dan dilaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
  1. Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
  1. Komite Audit terdiri dari sekurang-kurangnya satu orang Komisaris Independen dan sekurang-kurangnya 2 (dua) orang anggota lainnya berasal dari luar Perseroan.
  1. Anggota Komite Audit yang merupakan Komisaris Independen bertindak sebagai Ketua Komite Audit. Dalam hal Komisaris Independen yang menjadi anggota Komite Audit lebih dari satu orang maka salah satunya bertindak sebagai Ketua Komite Audit.

C. Persyaratan Keanggotaan Komite Audit 

  1. Memiliki integritas yang tinggi, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang memadai sesuai dengan latar belakang pendidikannya, serta mampu berkomunikasi dengan baik.
  1. Salah seorang dari anggota Komite Audit memiliki latar belakang pendidikan akuntansi atau keuangan.
  1. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk membaca dan memahami laporan keuangan.
  1. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang peraturan perundangan di bidang pasar modal dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
  1. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum atau pihak lain yang memberi jasa audit, jasa non audit atau jasa konsultasi lain kepada Perseroan, dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris.
  1. Bukan merupakan orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin atau mengendalikan kegiatan Perseroan, dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris, kecuali Komisaris Independen.
  1. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Perseroan. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham akibat suatu peristiwa hukum maka dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham tersebut wajib mengalihkan kepada pihak lain.
  1. Tidak mempunyai :
    1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal dengan Komisaris, Direksi atau Pemegang Saham Utama Perseroan.
    1. Hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.

D. Tugas Dan Tanggung Jawab Komite Audit 

Komite Audit bertugas untuk memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris, mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, antara lain meliputi : 

  1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan seperti laporan keuangan, proyeksi dan informasi keuangan lainnya.
  1. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
  1. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal.
  1. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi Perseroan dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi.
  1. Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan Perseroan.
  1. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

E. Wewenang Komite Audit

Komite Audit berwenang untuk mengakses catatan atau informasi tentang karyawan, dana, asset serta sumber daya Perseroan lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya. Dalam melaksanakan wewenangnya, Komite Audit wajib bekerja sama dengan pihak yang melaksanakan fungsi internal audit. 

F. Rapat Komite Audit 

  1. Komite Audit mengadakan rapat sekurang-kurangnya sama dengan ketentuan minimal rapat Dewan Komisaris yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
  1. Setiap rapat Komite Audit dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite Audit yang hadir.

G. Pelaporan Komite Audit

  1. Komite Audit membuat laporan kepada Dewan Komisaris atas setiap penugasan yang diberikan.
  1. Komite Audit membuat laporan tahunan pelaksanaan kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris.

H. Masa Tugas Komite Audit 

Masa tugas anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya.

 

design by zay.arifin