Yulie Sekurindo                                                                                       

 

 

Pengembangan kompetensi karyawan dilakukan melalui program pelatihan yang dilaksanakan baik di luar maupun di dalam perusahaan. Pelatihan yang telah diberikan bagi karyawan front office antara lain mengenai pemahaman produk - produk pasar modal, teknik presentasi dan strategi pemasaran, serta upaya mempertahankan loyalitas nasabah. Pelatihan dan pemahaman tentang Prinsip Pengenalan Nasabah (Know Your Client), workshop  dan seminar tentang peraturan perdagangan dan transaksi saham, seminar  peraturan  mengenai transaksi  terlarang dan pencucian uang (money laundry).

Bagi karyawan back office, pelatihan yang telah dilakukan antara lain mengenai perpajakan, Standar akuntansi pasar modal, seminar peraturan mengenai transaksi terlarang dan pencucian uang ( money laundry), standar akuntansi dan pasar modal Syariah. Selanjutnya Perseroan bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) mengadakan pelatihan bagi karyawan mengenai pelaksanaan Fund Separation yaitu pemisahan rekening dana nasabah, serta penerapan Straight Through Processing (STP) yaitu otomatisasi pelaksanaan perdagangan efek dan penerapan pembentukan Dana Perlindungan Pemodal (Investor Protection Fund/IPF), juga penerapan pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) baru yang sesuai dengan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (PAPE).

Dalam hal peningkatan produktivitas kerja serta mengikuti perkembangan pasar modal, Perseroan secara berkesinambungan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan, baik sebagai sarana penyegaran maupun tambahan ketrampilan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan mengikutsertakan karyawan dalam seminar, lokakarya atau kursus - kursus tertentu sesuai dengan bidang tugasnya masing masing. 

Untuk meningkatkan kesejahteraan, Perseroan memberikan berbagai fasilitas fasilitas seperti pemberian gaji yang telah sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Regional (UMR) tingkat propinsi, Tunjangan Hari Raya (THR), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), asuransi kesehatan, memfasilitasi acara rekreasi karyawan bersama, santunan bagi keluarga yang meninggal, pemberian cuti tahunan dan cuti melahirkan. 

Berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-547/BL/2010 tanggal 28 Desember 2010 Tentang Perizinan Wakil Perusahaan Efek, antara lain diatur keharusan adanya izin perorangan bagi para pelaku perorangan yang menjalankan profesi di bidang pasar modal. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 Perseroan memiliki karyawan sebanyak 19 orang yang keseluruhannya merupakan karyawan tetap, adapun jumlah karyawan Perseroan yang memiliki izin perorangan di pasar modal adalah sebagai berikut :

Wakil Perantara Pedagang Efek

Wakil Penjamin Emisi Efek

Wakil Manajer Investasi

Total

11

3

2

16

 

 

 

 

 

design by zay.arifin